MY SAINS!
Kita lihat beberapa kejadian yang mungkin aneh tapi nyata.
-orang yang bekerja dilaut,mendapat mutiara dilaut;
-orang yang mencari kelapa,mendapat beruk diatas pohon;
-orang yang menjadi supir,kecelakaan dijalan.
Begitu juga aku,tapi aku bukan mendapat mutiara,beruk atau kecelakaan. Tapi aku mendapat misteri,sesuatu yang harus kupecahkan sendiri..
Bulan februari kemarin aku mendapat amanah untuk(menjual sayur)mengikuti olimpiade. Ya,bidang yang ku tekuni sekarang,olimpiade ojek.eh salah,olimpiade sains. Aku sangat bangga,bukan karena aku mampu(karena yang benar aku tidak mampu),tapi karena aku dipilih secara langsung. Dengan sistem baru "MAIN TUNJUK"
Siang yang panas membuat ku malas ikut PD,karena itu aku lebih suka duduk di depan ruang BK. Adem uy..
Dan saat itulah my master sains is come back from BK room (bener tah?)
Beliau lihat kiri-kanan dan diam di depan ku. Aku mengkeret dan siap kabur karena Beliau pegang pisau. Bercanda.
Yang bener Beliau seperti melihat maling ayam(yaitu aku)dan ingin bersekongkol.
Ibu diam. Aku diam.
Ibu berbalik. Aku berdiri.
Ibu melangkah. Aku berlari.
Satu..dua..
"Rizky! mau kemana kamu?"
"WC buk!" ketauan banget bohong nya karena aku ke arah perpustakaan
"Sini kamu!"
aku kaku seperti terkena mantera petrifficus totalus dan mulai membaca ayat kursi.
Kemudian Ibu mengambil kertas,dan dengan seluruh kewibawaan guru menyuruh ku mengambil plastik bekas minuman dan membuang nya ke kotak sampah.
Ibu itu berdiri dan dalam posisi termenung seperti ingin memutuskan sesuatu yang menyangkut kelangsungan hidup manusia. 5 menit kemudian..
"Rizky,kamu ikut olimpiade sains"
aku melongo. Ibu pergi seakan ingin menebus dosa telah memilih ku
....(panjang kalo cerita proses latihan dan tetek bengek nya)
Duduk lah kami anak-anak yang (dijebloskan)diikutkan olimpiade(makan kerupuk)di kursi plastik yang panas nya minta ampun. Saat itulah aku merasa ada hawa membunuh mengitari ku.
Aku terkejut setengah mati,dan merasa pulang nanti harus membeli kacamata min 6.
Duduk 4 bangku didepan ku,ada seorang gadis kecil(ya iyalah,kalo sudah besar nama nya ibu-ibu)yang cantik nya seperti nilai 100 pada nilai pkn ku. Ku menangkap mata nya melihat ke arah ku,aku menoleh kiri-kanan mencari apa yang dilihatnya. Tapi dia tidak mengalihkan mata nya. Yang berarti ia melihat ku. Aku coba tidak melihat nya. Baru lah dia memalingkan muka nya,tetapi dia masih mencuri pandang. Kejadian ini terus berlangsung sampai kami istirahat makan siang,dia masih terus mengikuti ku. Risih,ku coba menjauh,tapi nihil. Dia selalu ada dijalan ku. Yang membuat jantung ku berdegup pelan adalah kata-kata teman nya saat aku melintas,"ehm-ehm.."
Deg,apa maksud nya ini?
Setelah kejadian lama itu,aku mencoba mencari tau identitas anak itu. Bukan apa-apa,tapi anak itu sangat cantik. Tinggi,putih,cantik,hidung nya mancung,dan pinter(baru diketahui belakangan sesudah diketahui dia masuk final)
Aku bersyukur sekali dijebloskan ke dalam IPA,kalau tidak,ini tidak akan terjadi. :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar